Saturday, June 11, 2016

Membuat Blog Pribadi Terbaik dan Terkenal



10 hari yang lalu saya membaca sebuah artikel tetang Personal Branding (PB). Bagi Anda yang belum tahu apa itu PB, akan sedikit saya jelaskan. Secara sederhana PB adalah seperti apa Anda ingin dikenal orang. Dan untuk mendapat hal ini tentu ada yang perlu Anda lakukan.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk membentuk presepsi masyarakat umum tentang diri Anda, salah satunya adalah dengan Personal Blog. Dalam blog pribadi, Anda dapat meluapkan seluruh pemikiran, gagasan, ide-ide gila, atau apapun itu yang secara tidak langsung telah memberi tahu kepada pembaca seperti apa diri Anda.

Hari ini saya melakukan riset kecil-kecilan tentang personal blog. Dan hasilnya sangat tidak memuaskan. Membangun sebuah personal blog jauh lebih susah daripada membuat blog niche. Usaha jauh lebih keras, namun hasilnya tidak sebanding sama sekali. Sebagai contoh, personal blog yang paling populer di Indonesia seperti benablog, radityadika, agusmulyadi, dan shitlicious saja pembacanya "hanya" dikisaran 2.000 pembaca per hari. Saya pernah membangun personal blog 5 tahun lalu, dan hasilnya sangat menyedihkan. Pembaca harian pun hampir tidak ada.

Berikut kesimpulan saya dari riset kecil-kecilan pagi ini:

  1. Untuk membangun personal blog, Anda juga harus membangun "Fan Base" juga. Gunakan seluruh media sosial yg ada untuk membangun "fan base". Karena "fan base" ini lah yang akan setia membaca tulisan Anda.
  2. Konten harus luar biasa. Personal blog yang masih bertahan hingga hari ini adalah personal blog yang memiliki konten yang sangat bernilai. Tidak hanya tulisan, Anda pun perlu menyuguhkan mahakarya Anda di blog Anda.
  3. Konsistensi. Untuk mengerjaan blog apapun memang butuh konsistensi. Namun khusus personal blog, konsistensi adalah harga mati. Anda tidak bisa mengharapkan pengunjung dari SEO atau keyword. Satu-satunya yang membuat pengunjung datang adalah konten yang Anda miliki.
  4. Ciri Khas. Walaupun ini adalah personal blog namun ciri khas blog itu penting. Pastikan yang Anda tampilkan dalam personal blog adalah bidang yang benar-benar Anda pahami. Suguhkan kemampuan terbaik Anda di sana.

Jadi seperti itu lah riset yang saya dapatkan. Saya belum ada rencana untuk mulai membangun personal blog kembali. Dan kalaupun sudah saya lakukan, saya tidak akan berekspektasi terlalu tinggi. Ada satu pembaca perhari pun sudah bagus.
Read More

Saturday, June 14, 2014

Pentingkah Motivasi Bagi Anda?


Kali ini saya mau ngebahas tentang "fake motivation" atau motivasi palsu. Kenapa saya bilang ini motivasi palsu? Karena motivasi model ini bersifat distorsif dan seperti candu bagi yang memakannya.

Saya buat tulisan ini berdasarkan pengalaman saya. Profesi saya sebagai pengajar bimbel, menuntut saya selalu memberikan dorongan atau yang sering kita sebut sebagai motivasi. Motif saya memberikan itu hanya semata-mata untuk membangkitkan gairah belajar dari murid yg saya ajar. Lagian sudah sewajarnyalah seorang pengajar memberikan "petuahnya" kepada sang murid.

Namun apa yg saya dapet guys? Saya melihat ada 2 hasil dari pemberian motivasi itu. Yang pertama, mereka benar-benar bergerak dan meng-upgrade dirinya untuk semakin baik. Namun di sisi lain memperlihatkan sebaliknya. Dan ini yang mau saya bahas lebih detail kali ini.
Tipe yang ke-dua, adalah orang yang ketika mendapat motivasi, tiba-tiba memiliki gairah yang sangat besar, namun tidak tergerak. Dia malah  haus akan motivasi-motivasi tambahan. Hal inilah yang saya sebut sebagai candu motivasi.

Ini saya sadari setelah melihat beberapa murid yang pada saat pertamanya suka dengan kalimat motivasi yang saya berikan. Kemudian mulai sering menemui saya, dan selanjutnya saya berikan motivasi lagi, dan samapi akhirnya saya sadar bahwa apa yang saya ucapkan tak ada maknanya. Saya melihat, orang tipe ke-dua ini hidupnya bahkan lebih memprihatinkan dari pada kehidupan dia sebelumnya. Seakan-akan ia hanya bisa tergerak hanya jika ada orang yang mau memotivasinya.

Esensi motivasi sendiri bertujuan baik. Namun jika terjadi seperti yang saya paparkan di atas, tentu membuat saya berfikir ulang. Jangan pernah menggantungkan apa yang ada pada diri kita kepada orang lain. Hidup penuh semangat, dengan hidup penuh motivasi sangatlah berbeda. Bahkan dari sudut pandang saya, orang yang terlalu banyak memakan motivasi akan membuat hidupnya terlihat manipulative. Dia menganggap apa yang dia hadapi menjadi hal sepele. Atau dapat saya katakana, menganggap masalah itu gak ada.

Masalah itu ada, dan kita sebagai orang yang DEWASA sudah sepatutnyalah menghadapi masalah itu dengan dewasa juga. Jangan takut dengan masalah. Jangan takut dengan resiko. Karena dengan masalah lah kita akan bertambah kuat. Dengan hidup akan mengajarkanmu bagaiamana membuat hidupmu menjadi lebih hidup.

Yang dapat saya simpulkan, ok kita boleh bergairah saat mendapat motivasi, tapi ingat!! MOTIVASI TANPA AKSI SANGAT LAH BURUK.
Read More

Mengapa Menulis itu Begitu Membosankan?





Menulis. Kegiatan yang satu ini dapat dibilang asik asik gak asik. Kenapa gw bilang seperti itu? Coba lihat kebanyakan blog yg tersebar indah di dunia maya. Kebanyakan hanya seru pada satu periode saja. Setelah itu? Mati tanpa bekas. Bahkan gw yakin pemilik blog pun sudah lupa password untuk masuk ke blog nya.


Well, gw gak niat buat mengguncing orang lain, toh gw juga kadang masih males kalau disuruh buat nulis. Tapi berhubung gw paham betul manfaat dari nulis itu sendiri, akhirnya 'terpaksa' gw harus sedikit menggoyangkan jari-jari gw ini.



Sebelumnya, kalian pasti sudah punya gambaran umum tentang apa itu nulis dan apa manfaatnya. Kalau belum tahu, lihat kembali buku bahasa Indonesia kelas 5 SD, pasti ada tuh.



Namun yg pengen gw share di sini lebih ke arah yg ilmiah. Sedikit ya! Jadi bahasanya gw bikin yg santai saja.

Menulis itu gak segampang yg kalian pikir lho. Nulis artikel ini aja gw harus beberapa kali berhenti sejenak untuk berfikir tentang kontent yang mau gw sampaiin. Bahasa seperti apa yg harus gw pakai agar kalian para pembaca bisa paham apa yg mau gw sampaiin. Sehingga dapat gw simpulkan, menulis tidak hanya sekedar teknik, namun juga butuh skill di sana.


Di kaliamat gw di atas gw sebut menulis itu asik asik gak asik. Kok ada gak asiknya? Ya karena emang ini bukan kerjaan mudah. Gak seperti ngerokok yg tinggal sedot. Kadang otak penulis harus diperas dan dibejek-bejek agar isi otak ini mau keluar. Dan sudah jadi sifat dasar manusia untuk menghindari PENDERITAAN. Yang akhirnya menjadi alasan pasti bahwa YA GW GAK MAU NULIS LAGI, CAPEK!



Terus kenapa gw harus nulis kalau ternyata menulis itu MENYIKSA?

Ada satu alasan PASTI yang membuat gw mau gak mau harus nulis. Ini berawal dari sebuah seminar tentang menulis yang pernah gw ikutin 6 bulanan yang lalu. Pembicara dari seminar itu bukan orang asing lagi di kampus, namun namanya cukup dikenal di koran nasional, dialah Bapak SUNARSIP. Sebenarnya ada beberapa point yang beliau sebutkan dalam seminarnya yang berjudul "MENEMBUS KORAN ITU GAMPANG!!", namun intinya ada di satu hal ini, yaitu
Ilmu yang ada di otak kita ini sangat banyak, namun juga SANGAT BERANTAKAN. Dan menulis adalah sarana untuk menyusun kembali informasi yang ada di otak kita.
Karena gw adalah tipikal orang yang menyayangi diri gw lebih dari siapapun, termasuk juga otak gw ini, akhirnya gw putusin untuk menulis artikel. Penting gak pentingya artikel itu tergantung dari siapa subjeknya. Jadi kalau gw pikir, mungkin jika tulisan gw ini gak penting buat Anda, mungkin akan sangat berguna bagi orang selain Anda.


So, nunggu apa lagi? Kalau kalian pengen nulis ya nulis aja. Mumpung masih ada kesempatan buat nulis lho. :)
Read More

Apa Saja Tips Sederhana Pada saat Mengajar di Kelas?


Berbicara tentang mengajar dan pengalaman saya, gak akan cukup saya tuangkan dalam satu artikel ini saja. Di sini saya hanya menulis secuplik pesan yang mungkin saja perlu rekan-rekan disini ketahui.

Ngajar privat, sudah menjadi bagian dari kebanyakan mahasiswa kampus yang  pengen dapet duit tambahan. Bukan karena gak kreatif, namun sektor ini cukup menjanjikan, gak percaya? Coba tanyakan kepada teman-teman Anda yang berprofesi sebagai pengajar. :)

Apakah ngajar butuh teknik? TENTU.
Harus pinter ya? Iya dong, masa' pinteran muridnya.
Terus apa tips biar ngajar jadi lebih menyenangkan?

1. Mood
Emang sih yang namanya mood itu naik turun. Dan juga, kalau mood lagi gak baik, bawaannya pasti pengen ngomel.
Dari kata 'ngomel' ini, seharusnya pesan saya sudah dapat kamu tangkep. Kalau mood pengajar aja udah jelek, bagaimana dengan muridnya nanti? Sebisanya sebelum ngajar, selesaikan dulu masalah-masalah emosimu, jangan sampai terbawa ke rumah siswa. Sering saya alami ketika berada di rumah siswa dan mood saya sedang kurang baik, itu SANGAT dirasakan oleh murid Anda. Efeknya apa? Ya murid kalian jadi males belajar juga. Percaya deh! :p

2. Mandi
Ngajar gak mandi? Waduh waduh...
Kenapa harus mandi? Ya biar wangi. 
Selain itu, pikiran akan jauh lebih fresh dan membangkitkan mood positif. Ilmu ini saya dapatkan dari mahasiswi keperawatan yang saya ketahui bahwa dia pasti lebih tahu masalah kesehatan seperti ini. Dan benar, memang setelah mandi saya selalu merasa kayak di-charge lagi. Ngajar pun akan semakin menyenangkan.

3. Good looking
Seberapa penting penampilan? 75%.
Bukan berniat lebay, namun penampilanmu mencerminkan seperti apa dirimu.
Banyak pengajar yang berpenampilan asal-asalan saat mengajar. Bukan berniat menyalahkan, namun bukannya lebih baik jika kita sebagai pengajar berpakaian dengan lebih pantas.
Fungsinya buat apa sih? 
Pertama, biar lebih PD. 
Kedua, agar lebih dipandang sebagai pengajar.
Saya sendiri punya standart berpakaian dalam mengajar, yaitu pakaian HARUS  berkerah, mau itu kaos atau kemeja yang penting berkerah. Dengan berpakaian seperti itu kita akan terlihat lebih sopan di depan orang tua si murid juga.

Ok, itu dulu tips dari saya. Di post selanjutnya akan saya bagikan tentang bagaimana bersikap dalam pengajaran.

Semoga bermanfaat!
Read More